Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera
Selamat datang di rumahku, rumah pribadi yang terbuka bagi siapa pun yang berpikir merdeka, inklusif, dan inspiratif.
Di rumah ini, siapa pun bebas menyampaikan gagasan, pendapat, saran, kritik, komentar, atau apa pun yang bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan…
Selamat datang di rumahku, rumah Anda, rumah kita semua…
Salam,
Abd Rohim Ghazali
21 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Heheheheheheee Numpang Lewat
Blogs nYa oksss banget neHhhhh
GudLucK Bpk Rohim
Merdeka!!!!!!!!!11
Merah itu darah Jenderal…eh darah itu merah Mas Rohim…
wah keren juga bang, tiga anak, posisi cukup ngetop. kapan ngajak-ngajak nih!
inget????
Assaalamu’alaikum
Senang berkunjung ke Senior IMM
Salam dari Jogja bang..
Wassalam
salam kenal bang………
kt di dua almamater mempunyai kesamaan:
- ane alumni gontor 1999
- UIN ciputat 2006
cuman nasib kita jauh beda bang, ampe skrg ane masih pengacara nih…… padahal bs dibilang ane multi talent…… lom ktemu jln aja bang…… bagi jalan bang
Ass. apa kabar mas.. semoga sehat selalu.
Aku Yayan sopyani al-hadi, Mantan Sekum IMM Ciputat dan sekarang Ketum DPD IMM DKI. kapan bisa berbagi ilmunya mas.
trims
cool…. klo tukeran link sm masyoga.com tambah cool lg deh
Salam kenal mas Abd Rohim Ghazali. Sy byk ikuti tlsn Anda. Bagus, mengalir dan menggugah. Terus berkarya mas. Sdh sy link ke my blog. Keep in touch. Salam dr Kang Asep PB dkk. Salam Pemikiran. (Komunitas Aksara Yogyakarta)
Assalamu’alaikum, kanda saya fadli hasan salah satu kader IMM Ciputat, kanda sudah sampai mana persiapan pencalonannya jadi anggota dewan? dan kalau sudah jadi sebaiknya tidak lupa dengan rakyat yang memberikan amanah untuk kesejahteraan rakyat dan bangsa kita, jangan seperti anggota dewan yang sekarang, yang mempunyai “imej” buruk atau jelek yang dipandangan masyarakat hanya memperkaya diri sendiri dan mayoritas rakyat Indonesia semakin melarat, semoga kanda sukses dan menjadi anggota dewan yang dapat menjadi uswatun hasanah bagi kita semua, amien. fastabiqul khairat.
Wassalam
Salam kangean sama abangku……..
dari SYAFRUDIN BUDIMAN, SIP (Mantan DPP IMM 2006-2998/Sekretaris PW PMB JATIM)
lihat yah website aku/. http://www.syafrudinbudiman.blogspot.com
wass
SB SIP
hallo kang bagaimana calegnya kok ngak pernah lihat web saya.
syafrudin eks DPP IMM Zaman Amirrudin
hai bang. udah lihat web saya kan. bagus nggak.
Pokoknya Syafrudin Budiman mantap dah….salam
Salam kenal.Semoga perkenalan ini bermakna.Met berkarya.
salam kenal juga, terima kasih mas Ghifarie
Salam saudaraku (Mas) Rohim, pa kabar ? Apa perkembangan up date nich, suksesi partai
alhamdulillah, kabar baik mas. soal suksesi wait and see aja lah…
Saya membaca pendapat anda di fb ttg timur-barat yg tak bisa dipisahkan dlm kaitannya dg kebersamaan antara valentine dg imlek. Menurut saya, dlm Islam, bukan soal timur-baratnya. Tapi, valentine, misalnya, merupakan ajaran dan budaya yg bertolak belakang dg akidah Islam. Begitu pula Imlek, bukan dari Islam, jelas!
aduh mas rahim anda sudah lupa sama kwanmu ini, tapi gak apa yang penting up date beritanya. anda saya dukung pada muktamar besk jadi orang nomor dua di muhammadiyah setelah pak Amien rais terpilih jadi ketua umum mengganti mas din yang kini harus dipromosikan jadi calon presiden atau cawapres 2014
Pratik Kekerasan di Tubuh Parpol
tribunlampung.co.id/perdi
kisruh Muswil PAN Lampung
Senin, 25 Oktober 2010 | 15:14 WIB
OYOS Saroso H N, wartawan The Jakarta Post untuk wilayah Lampung, Sabtu(23/10), menulis di dinding facebooknya: “Kalau Fikri Yasin dikalahkan Mance yang konon dijagokan “pusat” dalam Muswil PAN Lampung, itu berarti DPP PAN memang…(ah tahu sendirilah)…. Dari luar pagar saya bertanya: masak hiya sih Mance yang selama ini diketahui publik lebih biru Partai Demokrat ketimbang PAN tiba-tiba jadi ketua PAN?”.
Sejumlah teman Oyos memberikan komentar, sebut saja Dedy Mawardi :”Oyos….dr pilihan partai saja dah plin-plan. Itu tanda gak perlu dipilih utk 2014″. Lalu, Isbedy Stiawan Z juga memberikan kometar: Setiap politik, mudah ditebak kan? semalam ada kabar ‘dari orang dalam PAN’ ada makan-makan di Rumah Kayu…. (bukankah makan-makan, sekarang lebih dekat pd dukungan?)”.
Beralih dari obrolan Oyos dan beberapa teman-temannya di jejaring sosial yang bernama facebook, namun masih memiliki keterkaitan. Minggu(24/10) kemarin, Abdurrahman Sarbini (Mance) terpilih menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional Lampung. Ia terpilih secara musyawarah mufakat pada muswil.
Sayang sekali, pemilihan Mance sebagai ketua berlangsung panas karena sempat diwarnai kericuhan. Edi Agusyanto, peserta sidang yang berasal dari DPW, dipukuli dua orang. Edi dipukul setelah menginterupsi Khairul, pimpinan sidang.
Edi menginterupsi pimpinan sidang sambil berteriak. Ia kemudian dibawa ke belakang forum oleh beberapa orang. Edi sempat diamankan oleh belasan anggota Brimob. Tiba-tiba dari arah belakangnya, datang seseorang melayangkan bogem mentah.
Suasana panas akhirnya bisa diredakan setelah Alimin Abdullah, anggota DPP mengambil alih sidang. Alimin berusaha menenangkan suasana.
Abdullah Fadri Auli, bekas ketua DPW PAN Lampung menuturkan, suasana panas berawal saat enam orang calon ketua mengusulkan pemilihan ketua berlangsung secara musyawarah. Usul ini ditolak Fikri Yasin, calon lainnya. Fikri menghendaki pemilihan berlangsung secara pemungutan suara.
Pimpinan sidang pun menyerahkan pada forum. Forum akhirnya menyetujui pemilihan berlangsung musyawarah mufakat. Namun, hal ini diprotes oleh kubu Fikri. Sidang pun berlangsung panas yang puncaknya terjadi pemukulan terhadap Edi.
Seusai pimpinan sidang menetapkan Mance terpilih sebagai ketua, Fikri langsung keluar ruang sidang dikawal beberapa rekannya.
Menurutnya, idealnya pemilihan berlangsung secara voting karena dirinya masih terus maju dalam pencalonan. Selain itu, kata Fikri pemukulan terhadap Edi merupakan bentuk intimidasi dari pihak-pihak yang berlawanan dengannya.
Bagi saya insiden ini sangat memalukan. Tidak hanya bagi keluarga besar PAN. Tapi juga bagi komponen-komponen bangsa lainnya, yang konsen pada gerakan demokrasi. Apalagi jauh-jauh hari PAN mengklaim sebagai partai reformis.
Mestinya kader-kader PAN, utamanya di Lampung ini mau mengingat sejarah, bahwa PAN didirikan dengan tujuan menjunjung tinggi dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material dan spiritual. Cita-cita partai berakar pada moral agama, kemanusiaan, dan kemajemukan. Selebihnya PAN menganut prinsip nonsektarian dan nondiskriminatif.
Kini, kelihantannya kader-kader PAN sudah kehilangan arah dan kehabisan energi positif. Makanya wajar kalau dalam konteks berdemokrasi internal partai saja mereka saling baku hatam. Dan ini sangat tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi. Jika saja kedepan kader-kader PAN tidak mengoreksi diri, maka jangan harap PAN akan menjadi partai modern dan besar di negeri ini. Paling-paling yang terjadi, PAN menjadi partai gurem.(tar)
blog walking sambil cari2 info